Senin, 10 Oktober 2011

Melintasi Suramadu

melaju di suramadu teringat sahabatku
abah d zawawi imron, fauzi, timur
dan rekan-rekan yang tak mungkin
tersebutkan satu persatu
salamku untuk kalian semua di pulau garam
yang punya cerita begitu seram

melintasi suramadu terbayangkan
andai setiap selat yang ada
menjulur jembatan yang sama
betapa gagahnya negeriku tercinta

melintasi suramadu melintasi jaman
yang semakin penuh ketidakpastian
melintasi budaya sebuah kekayaan
sebagai indentitas yang harus dijaga
dilestarikan pada jamannya

melintasi suramadu melintasi peradaban
jangan sampai menghilangkan
jati diri peradaban sejati
yang kita miliki

Tidak ada komentar: