Diamku Sayang
bersilat lidah tak terarah
bahkan juga sering salah
terbawah arah pikiran yang serakah
terbawa ego yang tak mau kalah
tak sengaja tak kuduga
aku berbicara tanpa mengolah
pikiran yang terbawa emosi belaka
dan kau jenggah sumpah serampah
tak lagi percaya kata-kata
yang aku tuturkan apa adanya
berat hati kuambil keputusan
sendiri
akan diam tak mau lagi
berkata-kata denganmu bukan tak
lagi
sayang padamu seperti selama ini
aku akan diam sayang
diamku sayang
karena aku tak mau kehilangan
dirimu seorang
nota, 05072011
Suyitno Ethex
Terlalu Sayang
sayapmu yang dulu kukenal perkasa
termakan waktu yang tak mungkin kau
bisa
menghindari dari kenyataan yang ada
aku terlalu sayang pada sayapmu
yang selama ini terbang kemana kau
mau
aku ingin sayapmu tetap perkasa
membelah angkasa tanpa rasa
putus asa akan apa yang ada
aku ingin menompang sayapmu
karena aku begitu sayang padamu
aku tak mau sayapmu lunglai
dan tak mampu terbang lagi
semampu sebisa mungkin
aku akan memberikan cemeti
untuk mencambukmu agar lebih berani
menghadapi apa yang terjadi
aku akan selalu mengentai
kemana kau terbang akan kuikuti
dan aku akan menjaga terbangmu
karena aku terlalu sayang kamu
nota, 05072011
Nasi Tabokan
siangku lapar terusir nasi
bungkusan
yang terpesan teman kerjaan
di kedai sebrang jalan
suap sesendok sebelum kenyang
beneran
aku berhenti mengunyah nasi tabokan
aku tak mau kehilangan kenikmatan
nasi tabokan pengusir perut
keroncongan
siangku menantang lapar
nasi tabokan pedang tajam
laparku terhunus tergelepar
aku kembali merasa bugar
nota, 18072011
Penyajian Diri
kusajikan diri tanpa peduli
kalau kau tak mau menikmati
atau mencicipi
biarkan saja terkulai
hingga dimakan waktunya sendiri
ini hidangan sudah jadi
termasak dengan ramuan sejati
kalau kau tak berkenan menikmati
kau akan rugi sendiri
hidangan diri ini tak terbeli
tak terjual di sembarang pasar
harganya tak ternilai
kalau kau ingin memiliki
kau harus berani mengorbankan diri
penyajian diri tak hanya untuk yang
peduli
tapi untuk semua yang berkanan
menikmati
karena diri ingin mengabdi
lewat larik-larik puisi
nota, 17072011
Pada Lima Waktu
aku selalu berhenti pada lima waktu
dari segala aktifitas siang malam
pada lima waktu itu aku istirah
tak sembarang instirah
sekaligus pasrah
di hadapanNya tak terlihat tapi ada
aku mohon dan meminta cinta
dengan bahasa kalbu mendanyu merayu
merajuk manja mengaku berdosa
karena tak jarang suka lupa
tak istirah pada lima waktuNya
pada lima waktu
aku istirah dari rutinitas yang ada
dan tak sekedar istirah saja
tapi juga melaporkan diri
di hadapanNya yang tak terlihat
tapi ada
aku bersedu sedan melaporkan
keadaan
dan hanya padaNya cinta aku
serahkan
nota, 11072011
Puisiku Hari Ini
berlanjut bergulir tak tau kapan
berakhir
puisiku hari ini tanda diri
yang masih mengikuti irama hari
kemarin berpuisi
hari ini berpuisi
esok tetap berpuisi
sampai batas waktu tak pasti
puisiku hari ini
luapan rasa luapan hati
semangat diri terus diuji
batu kerikil duriduri
tak jadi penghalang diri
untuk membuktikan jati diri
selagi kaki bergerak menapaki bumi
tak akan berhenti sebelum dibatasi
oleh waktu itu sendiri
puisiku hari ini
mata rantai puisi kemarin hari
yang tak akan berhenti
sampai batas yang belum pasti
nota, 06072011
Debu Kotakukacakaca berdebu
dari kaca mobil, kaca rumah, kaca jendela
semua kaca yang ada berdebu
dan tak ada yang luput dari debu
debu kotaku seperti debu negaraku
yang menyeruak kesegala lini kehidupan
dan sulit terhilangkan
debu kotaku begitu lembut
dan tak terasa menempel di kacakaca jedela
terutama di kacakaca perkantoran
yang setiap hari dibuka pelayanan
debu menyertai sebagai syarat meringankan
segala urusan yang sedang dilakukan
debu kotaku dirasa dibiarkan
bukan karena suka dan senang
tapi tak ada yang mampu melawan
dan semua nafas yang terhalang
hanya bisa menghela nafas panjang
adanya debu kotaku yang selalu
mewarnai setiap urusan yang terjadi
nota, 562011
Memandang Fotomu
ada getar yang tak tertawar
memandang fotomu yang rupawan
sorot matamu samudra bergelombang
yang mengombang ambingkan perasaan
kulum senyum bibirmu berlambang
kesabaran yang penuh kesetiaan
memandang fotomu begitu sayang
berpaling pada sepasang cicak yang sedang bercengkraman
dipojok dinding bermesraan
menumpahkan hasrat kemauan
kerut wajahmu gambaran kecantikan
yang mempesona pandang mata
gaya fotomu menantang rasa
bagi siapa saja yang memandangnya
memandang fotomu ada getar rasa
yang tak tertawar dan tiba-tiba
menyentakkan dada
nota, 262011
1 Juni
sekian tahun lewat
peristiwa itu mencatat
sejarah yang keramat
yang harus aku ingat
seorang ibu korbankan segala
demi buah cintanya
yang akan menyapa dunia
dari semedinya di dalam rahimnya
setiap 1 juni
tanpa sesaji
aku ingin kembali
mengingat tragedi
seorang ibu yang berani
mengorbankan diri
demi buah cintanya yang sejati
kini sekian tahun lewat
si keramat itu telah berbuat
mewarnai nafasnya dengan kuat
walau batubatu penuh penghambat
akan tetap berbuat
karena tekat sudah bulat
nota, 1 Juni 2011
Kataku Kukata
kataku kukata
kukata kataku
bukan kata siapa-siapa
apa yang kukata
itu kataku
kalau tak percaya
terserah kamu
kataku kukata
bukan kata siapa-siapa
bukan karena siapa-siapa
kalau kamu tak percaya
terserah saja
yang penting aku sudah berkata
apa adanya dan tak mengada ada
kataku kukata
sejujurnya saja
kalau aku masih punya
cinta
nota, 3052011
Terjaga
tidur lelapku lenyap seketika
sebuah mimpi menyentakkan diri
di tengah malam aku terkesima
kejadian yang teralami dalam mimpi
kau datang mengajakku berkencang
dengan senyum dikulum kau menyapa
aku terkesima dan menerima
keinginanmu yang membara
manjamu membangkit hasrat
nafsuku berjingkat-jingkat
kau semakin berani
aku mengimbangi
begitu akan sampai titik klimaks
aku terjaga merenung diri
ah......
nota,2852011
Aroma Rindu
aroma wangimu menyeruak hidungku
desah nafasmu mengusik nafsu
rindu yang bersemanyam merayu
mungkinkah kita bertemu
tanah ladang membentang
laut bergelombang menakutkan
rindu seorang bukan kepalang
ruang dan waktu memetakan
rasa yang ada sama dirasa
rindu cinta terlalu indah dirasa
terlalu sayang ditanggalkan begitu saja
aroma wangimu begitu terasa
desah nafasmu begitu menggoda
aku pun tak percaya
kenapa bisa merasa
aroma wangimu
dan desah nafasmu
malam ini
nota, 2752011
Pada Setiap Jalan
selalu ada batu yang tak mungkin dibiarkan
menghalangi sebuah perjalanan
kalau ingin lekas sampai tujuan
lewat manapun juga batu pasti ada
dan akan menjadi sebuah tantangan
yang harus kita hadapi apa adanya
pada setiap jalan di mana kita berjalan
tak mungkin lurus lempang tanpa halangan
bahkan kemacetan merupakan makanan
yang harus kita telan setiap lewat jalan
masuk kota metropolitan
di mana jalan yang kita jalani
batubatu pasti mengintai
lubanglubang menanti
keselamatan diri terintai
nota, 562011
Sepasang Kucing Sedang Bercinta
berguling bergelimpangan saling mencakar saling menyerang
yang berbulu putih hitam begitu garang
yang berbulu merah muda tak mau menyerah begitu saja
mana yang jantan, mana yang betina
masih dalam tanda tanya
maooonggg, suara kucing berbulu putih hitam
melengking nyaring memecahkan kesunyian malam
meooonggg, suara kucing berbulu merah muda
melengking nyaring menjaga jarak yang ada
sejurus kemudian serangan terjadi
berguling gelimpangan menikmati
hasrat birahinya yang tak terkendali
saling cakar saling mencabuli
suaranya meraung-raung memecahkan sepi
sepasang kucing yang sedang bercinta
berguling bergelimpangan begitu mesra
cakar mencakar bukan saling menyakitkan
cakar mencakar memberi tanda
hasrat birahi yang dirasa
mojokerto, 23 jan 2011
Sendiri Malam
kenapa kau tak mau membesukku malam ini
walau hanya lewat angin yang selalu kunanti
dengan harap-harap cemas sekali
atau kau sengaja tak berhembus malam ini
karena menahan gelisah yang tak bertepi
memikirkan rindu yang membuatmu diam
tak mau berhembus malam ini
bukankah kau sudah berikrar akan setia
menjaga jarak cinta yang ada
biarpun tiap malam sendiri
berpeluk bayangan cinta sejati
sendiri malam selalu kau nikmati
hingga kau hafal suara burung malam
suara hembusan angin malam
yang memberi sebuah tanda tersendiri
mojokerto, 23 jan 2011
Suara Tokek
kroookkk……teeekek
satu, dua, tiga, empat, lima
aku hitung suara tokek
satu….
aku harus siap selalu
dua…
aku harus bersedia
tiga…
aku harus berlaga
empat…
aku harus dapat
lima…
aku harus berkarya dan berkarya
menghitung suara tokek
tradisi purba yang terlupa
kata para kakek nenek
suara tokok itu pertanda
yang bisa dijadikan senjata
menghadapi segala kemungkinan yang ada
mojokerto, 2412011
Dengan Kembang Setaman
kutaburkan doa dengan kembang setaman
di atas pusara moyang yang telah memberi warisan
sebidang tanah tempat bercengkraman
tatkala malam memeluk alam
moyangku sayang mengalir tak tertahan
sudah dikebumikan masih memberikan
anak cucunya yang ditinggalkan
mentari merapat menyambut malam
aku dating ke tempat moyang dikebumikan
kutaburkan kembang setaman dipusaranya
seraya berdoa yang maha kuasa
berkenan menerima amal budi baiknya
kembang setaman sebagai tanda
kalau moyang selalu didatangi tempatnya
oleh anak cucunya yang tercinta
yang telah diberi warisan masa hidupnya
mojokerto, 2412011
Puisi Hari Ini
rindu masih mewarnai perjalananku hari ini
merupakan warna yang tak mungkin kuhindari
dan akan kunikmanti apa yang terjadi
tanpa menambah atau mengurangi
semakin tinggi mentari semakin berani
puisi hari ini bernada penuh emosi
karena kebutuhan hidup sulit dicari
kemana kaki melangkah tertemui kisah
yang tak mungkin kubiarkan percumah
dan kuambil maknanya sebagai bekal melangkah
melanjutkan kisah yang terkisah
puisi hari ini tak akan terjadi
tanpa ada keberanian tersendiri
dalam menghadapi setiap peristiwa yang terjadi
mjkt, 11-01-2011
Aku Bukan Penyair
kesalahkaprahan selalu terulang
jadi pembenaran tanpa kesepakatan
aku pun tak mungkin melarang
hanya saja kau salah menyebutkan
aku ini bukan penyair
kutegaskan lagi biar kau tak salah nyebut lagi
aku ini bukan penyair
kalaupun sudah berulang berkali
aku memberi ketegasan diri
kau tetap berpendiri
itu urusan lain lagi
yang jelas dan pasti
aku ini bukan penyair
sebab penyair itu bukan profesi
yang ada ukurannya dan gaji
dan bisa dibuat hidup sehari-hari
mjkt, 12-1-2011
Ketika Malam
apa yang kau lakukan
ketika malam memeluk alam
yang sepi menggelanyut kelam
pernahkah kau menengok langit
di mana bintang-bintang bertaburat
dan hatimu terbesit
sebuah pertanyaan “siapa yang meletakkan bintang?”
pernahkah kau bercumbu dengan sepi
berdiskusi dengan dirimu sendiri
aku rasa kau tak pernah melakukan semua
dan hanya sibuk menyiapkan agenda
esok hari mau kemana
dan siapa yang harus menjadi korban
keserakahanmu mengumpulkan harta
mjkt, januari 2011
Antara Waktu
sudah berlalu tak mungkin kembali
rasa sesalmu beban tersendiri
kalau kau tak mau lepasnya pergi
kini waktu bukan massanya lagi
tapi massamu yang harus kau sadari
dan dia hanya sebagian sejarah
di antara sejarah yang kau ketahui
jarak antara waktu punya waktu sendiri
dan kau tak mungkin mampu menyamai
apa yang telah diberikan kepada negeri ini
dulu dia berkata “apa yang bisa kuberikan
kepada negeri tercinta”
sekarang tak ada lagi yang berkata begitu
tapi banyak yang berkata
“apa yang diberikan negeri ini untukku”
rentang waktu berlalu berjarak antara massa
yang tak mungkin sama dalam bercinta
maupun dalam melakukan usaha
mjkt, Januari 2011
MAAFKAN AKUkalau dalam perjalanan
aku salah memberikan
suatu penilaian
maafkan
tak sebersit niat
untuk mencegat
aku hanya ingin
kepastian yang kuat
kalau perjalanan
yang kita jalani
berjalan dengan hati-hati
karena banyak batu dan kerikil
yang harus kita lewati
kalau aku salah sangka
maafkan
atas keterbatasanku yang ada
dalam memberikan penilaian
apa yang kau lakukan
kalaupun kau tak mau
memaafkan aku
mungkin sampai di sini saja
aku berjalan dengan cintamu
biarkan aku melanjutkan perjalanan
sendiri tanpa cintamu lagi
mjkt, 18102010
KAU TEGUR AKU
kau tegur aku
akan cintaku selama ini
bahasamu yang sederhana
bukan kata terbaca
hanya diam penuh makna
menyiratkan sebuah rasa
yang sulit untuk diterka
teguranmu begitu mengena
kesadarnku terjaga
kejujuran hati rahasia Illahi
kau tegur aku dari mimpi
yang selama ini membuai diri
kau tegur aku
akan cinta selama ini
dengan bahasamu
yang tak mungkin kuingkari
kesalahan diri
mjkt, 14102010
KEHILANGAN
kesedihan mendera meraja
semangat diri lenyap entah ke mana
secuil waktu yang kupunya
hilang lenyap tak berimba
ketabahan keiklasan harga tak terjual
padaNya aku bersandar kekuatan
menghadapi kenyataan
masih segar ingatku
teman merangkai kata
penghubung beita
diambil tangan murka
kesedihanku mendera meraja
sisa ketabahan dan keiklasan aku bina
untuk merelakan kehilangan
seraya berdoa padaNya
mohon ampun kekhilafan yang aku punya
mjkt, 16102010
MAAFKAN AKU
kalau dalam perjalanan
aku salah memberikan
suatu penilaian
maafkan
tak sebersit niat
untuk mencegat
aku hanya ingin
kepastian yang kuat
kalau perjalanan
yang kita jalani
berjalan dengan hati-hati
karena banyak batu dan kerikil
yang harus kita lewati
kalau aku salah sangka
maafkan
atas keterbatasanku yang ada
dalam memberikan penilaian
apa yang kau lakukan
kalaupun kau tak mau
memaafkan aku
mungkin sampai di sini saja
aku berjalan dengan cintamu
biarkan aku melanjutkan perjalanan
sendiri tanpa cintamu lagi
mjkt, 18102010
KAU TEGUR AKU
kau tegur aku
akan cintaku selama ini
bahasamu yang sederhana
bukan kata terbaca
hanya diam penuh makna
menyiratkan sebuah rasa
yang sulit untuk diterka
teguranmu begitu mengena
kesadarnku terjaga
kejujuran hati rahasia Illahi
kau tegur aku dari mimpi
yang selama ini membuai diri
kau tegur aku
akan cinta selama ini
dengan bahasamu
yang tak mungkin kuingkari
kesalahan diri
mjkt, 14102010
MEMBACA MALAMaku kembali mengeja sepi
bersama cintaku yang tak bertepi
menghitung bintang malam hari
menyapa bulan sendiri
telingaku menangkap suara suci
ayat-ayat Illahi bermelodi
menyanyat hati
membaca malam
aku mengeja mimpi sendiri
yang tak mungkin terjadi
tanpa campur tangan Illahi
bersama sepi dan cintaku
setiap malam aku membaca malam
mencari ridhoMu
merangkai kata-kata biar tak diam
mjkt, 13102010
MENGACA DIRIaku menyadari
tak mungkin
mengharapkan
sebuah mimpi
yang terlalu tinggi
cinta aku memang punya
wajah tak jelek juga
tapi aku tak punya
setumpuk harta
mengaca diri
aku tak berani
berharap terlalu tinggi
dan aku mengalir saja
menyesuaikan diri
mengaca diri
aku malu sendiri
kalau terlalu bermimpi
mjkt, 2092010
MENDENGAR CERITAMU
tak kuasa aku menahan linangan air mata
menangkap ceritamu yang penuh duka
cintamu kandas di tengah jalan
hartamu terampas teman seperjuangan
pada balik ceritamu aku menangkap
semangat juang yang kuat
jauh di rantauan kau bersikap
menapak hidup penuh semangat
mendengar ceritamu aku malu
dalam duka yang beku kau masih mampu
membagi senyum pada kekasihmu
dan aku tak mau tahu
punya anggapan apa padaku
hingga kau mau
menceritakan duka laramu
mendengar ceritamu
aku tak mampu
menahan linangan
air mata
DETAK WAKTU
detak waktu selalu mengingatkan aku
kalau rindu jangan dibiarkan membeku
cairkan dengan pena ketajaman
agar menjadi sebuah pembelajaran
detak waktu selalu menegur aku
agar selalu melepaskan rasa rindu
yang bersarang dalam dada
dengan untaian kata-kata
detak waktu selalu menyapa aku
bertanya tentang cinta dan rindu
apa sudah digoreskan untuknya
detak waktu tak pernah bosan
mengingatkan aku
menegur aku
menyapa aku
untuk selalu berkarya
menumpahkan rasa rindu dan cinta
dalam bait-bait yang mempesona
akhirnya
bersama detak waktu yang ada
aku tumpahkan segala rindu dan cinta
dalam bait-bait puisi yang merana
yang belum tetntu terbaca
oleh setiap mata
mjkt, 04102010
MENGEJA MASA LALUluka demi luka membiru
mengeja masa lalu
aku tak tahu
berapa dosaku
kegagalan demi kegagalan
catatan buram yang tak terlupakan
mengeja masa lalu
demi masa depan
mengeja masa lalu
pembelajaran tanpa guru
yang membuat aku tahu
bahwa perjuangan itu perlu
duka lara itu irama
kegagalan itu nada
yang harus dirasa
dari duka lara yang menimpa
kegagalan yang kurasa
kubangkitkan asa
yang masih tersisa
mengeja masa lalu
meratapi duka lara
menyesali kegagalan yang ada
akan semakin menunda
kemenangan yang sudah ada
di depan mata
mjkt, 11102010
BERSAMA RINDU DAN CINTAKU
bersama rindu dan cintaku
aku bergelut melawan waktu
dan aku tak tahu
sampai kapan terus memburu
mimpi-mimpi yang selalu
mengusik keinginanku
tatkala malam nan sepi
aku harus berani
memasuki malam tanpa peduli
setan-setan gentayangan mengintai
bulan bintang tersenyum geli
melihatku yang terus menguntai
kata demi kata jadi puisi
tatkala siang surya menyapa
aku berjuang kuras tenaga
menghadapi persaingan kerja
tanpa kenal putus asa
aku akan terus berlaga
sampai batas yang masih rahasia
bersama rindu dan cintaku
aku mengalir membasahi waktu
dan akan lebih indah lagi
kalau rindu dan cintamu
menemani aku
dalam mengalir aku selalu
berharap padaNya sang punya waktu
limpahkan tenaga dan pikiranku
untuk menghadapi tantangan yang selalu
menghadang di depan mataku
mjkt, 10102010
LEMBARAN HARI INI
mewarnai lembaran hari ini
aku ingin menggoreskan pena sejati
melanjutkan segala mimpi
yang telah aku miliki
warna yang kusuka warna pelangi
merah, kuning, hujau saling menerima
perbedaan yang ada
hingga terlihat indah di mata
mewarnai lembaran hari ini
rindu dan cintaku memperindah
goresan penaku yang tumpah
di atas lembaran penuh berkah
dengan rindu dan cinta
aku warnai lembaran hari ini
dengan pena sejati
penuh emosi
mjkt, 08102010